Mengapa di Luar Negeri Masih Menggunakan Papan Kapur, Why?

kenapa papan kapur masih digunakan di luar negri?

Kenapa Papan Kapur masih di gunakan di luar negri?


Hai Sobisobi, selamat datang di TamaBlog. Oke ini first blog Tama ya, di blog kali ini Tama mau share mengenai Papan Kapur. Ternyata bukan hanya dari segi estetika saja papan kapur masih di gunakan di beberapa sekolah dan Universitas di luar negeri sebagai salah satu alat utama dalam kegiatan belajar dan mengajar. Oke gak usah panjang lebar, kita bahas bareng-bareng. 😊😎

Sebelumya Tama mau tanya nih sama Sobisobi. Kita sering melihat beberapa cuplikan di-YouTube ketika Dosen/Guru di luar negeri masih banyak yang menggunakan Papan Kapur, nah Loh? Sobisobi tau gak kenapa kapur masih tetap dipertahankan Oleh Universitas atau Sekolah-sekolah disana? Apa ada manfaat tertentu?

Sebelum lanjut, sobisobi yang tau jawabannya isi di dalam kolom komentar ya.. πŸ€©πŸ˜‚

Papan Kapur masih menjadi alat utama dalam proses belajar mengajar di luar negri.
Gambar 1 : Papan Kapur masih menjadi alat utama dalam proses belajar mengajar di luar negri.

Oke lanjut, beberapa alasan mengapa di luar negri masih menggunakan papan kapur dibandingkan dengan papan spidol. Ini dia jawabannya:

1. Menghasilkan Huruf yang lebih besar.

Di kelas kuliah umum (lecture) biasanya dihadiri oleh beberapa kelas. Kalau kelas kuliah umum saya isinya bisa sampai 5 kelas. Bayangkan berapa banyak mahasiswa yang hadir dan seberapa besar kelasnya. Kelas kami modelnya seperti ruang seminar dan seperti bioskop. Bayangkan jika dosen kami menggunakan spidol, mahasiswa yang duduk di belakang tidak akan melihat apa dosen tulis di papan tulis.

2. Bagus untuk menggambar geometri.

Untuk kuliah jurusan teknik, menggambar ilustrasi geometri sebuah kewajiban. Ada juga pelajaran khusus tentang teknik menggambar geometri tersebut. Dosen biasanya memiliki kapur dengan berbagai macam warna. Salah satu alasan mengapa menggunakan kapur adalah agar bisa menggambar dengan tingkat ketebalan yang berbeda dan bisa memberikan gambar arsiran di gambar di geometri. Membuat garis lurus pun jauh lebih mudah dengan menggunakan kapur.

3. Papan kapur jauh lebih murah dan tahan lama dibandingkan papan spidol.

Dalam proses belajar-mengajar yang rutin, papan spidol biasanya diganti baru tiap beberapa tahun sekali. Namun papan kapur sangat awet, bisa tahan hingga beberapa dekade. Jika papan kapur kotor, tinggal dicuci pakai lap. Sedangkan papan spidol membutuhkan pelarut untuk membersihkannya secara efisien, dan akan ada masanya di mana membersihkan bekasnya sudah tidak efektif lagi sehingga harus diganti. Harga kapur juga lebih murah dibandingkan spidol. Selain itu, kapur selalu bisa dipakai kapan pun dibutuhkan. Sedangkan spidol memiliki masa guna yang terbatas karena bergantung pada kondisi tinta.

4. Beberapa pengajar lebih menyukai menulis menggunakan kapur dibandingkan spidol.

Selain karena dapat menuliskan angka, simbol, huruf atau gambar dengan ketebalan outline yang beragam, juga karena gesekannya yang besar sehingga membuat garis bisa lebih lurus dan kokoh. Lebih mudah membuat garis dengan kapur dibandingkan spidol, kan? Ingin membuat arsiran? Sangat mudah, tinggal menggunakan sisi samping kapur. Inilah beberapa kelebihan kapur sebagai alat tulis dibandingkan spidol.

5. Papan kapur tidak memantulkan cahaya

Papan kapur tidak memantulkan cahaya, sementara papan spidol kebanyakan memantulkan cahaya. Selain itu, kontras warna juga mempengaruhi penglihatan. Seperti pada aplikasi smartphone, mode malam/gelap lebih enak dilihat dibandingkan mode normal, kan? Kesulitan melihat sesuatu pada papan tulis akan sangat menghambat proses belajar-mengajar.

6. “Feel”

Mungkin ini yang tidak dapat tergantikan. sampai detik ini belum ada yang bisa menggantikan “feel” nya kapur waktu digunakan untuk menulis di papan tulis. Feel ini yang tidak ada pada kombinasi spidol + whiteboard. Apalagi kalau mengajar nya menggunakan slide. Ada cerita saat salah satu produsen kapur Jepang: Hagoromo, mau menutup pabrik dan perusahaan nya, beberapa professor dan pengajar diseluruh dunia berlomba untuk membeli dan nyetok kapur nya karena takut kehabisan. Mungkin video ini juga bisa menjawab kenapa kapur sampai detik ini masih sering digunakan.YouTube URLPaste a link to the content you want to display on your site.Embed

7. Background Hitam

Whiteboard itu backgroundnya putih sehingga dari jarak jauh tidak kelihatan tulisannya. Bandingkan dengan blackboard, dari belakang kamu juga masih bisa melihat tulisannya.” Universitas di luar negeri yang kelasnya modelnya seperti panggung opera, pasti menggunakan blackboard. Tujuannya adalah supaya tulisan dapat terbaca meskipun Anda duduk jauh di belakang.


Nah, itu dia sobisoby alasan kenapa di luar negeri sana masih menggunkan blackboard atau papan kapur dalam proses belajar mengajar. Selain itu papan chalkboard lebih bersahabat untuk kelas besar, buat penekanan. Pembersihan juga lebih mudah. Spidol kerapkali meninggalkan bekas, kalau kapur? Kalau pun ada, siram air, tunggu 15 menit, beres. Kalau spidol? Pake alkohol, papan terkelupas cepat habis. Pake kapur apalagi, dan Spidol ada permanen, kalau sobisoby salah ambil spidol bakal repot. Nah… kalau Kapur? apa ada kapur permanen?πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Jangan lupa like comment dan share BlogTama ke temen-temen sobisobi ya. Supaya temen-temen sobi tau apa yang Sobisobi tau? Makasih… 😊😊😊

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.