Harga Domain Kenapa Berbeda-beda?

Hai Sobi disini. Sekarang Sobi mau share mengenai Harga Ekstensi Domain. Sobat Sobi mungkin ada yang belum tau kenapa ekstensi domain itu harganya berbeda-beda. Terus apa penjelasannya mengenai harga ekstensi domain itu beda-beda? yuk kita bahas sama-sama ya… ๐Ÿ˜Ž

Sobi mau coba menjelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami, karna mungkin sebagian dari sobat sobi ada yang belum memahami dunia IT.

Sobat sobi tentunya menyadari bahwa domain .com, .org, .net, .co.id dan sebagainya tidak gratis. Ketika Sobat mau memiliki domain-domain tersebut pasti harus bayar kan?. Dan sobat Sobi membelinya ke perusahaan penyedia jasa web hosting seperti Qwords, Exabytes, Niagahoster, Hoster dan lain-lain. Oke sekarang pertanyaannya, kenapa domain .com diharga rata-rata Rp125.000 tapi domain lain kisaran harga Rp300.000 bahkan sampai Rp500,000 untuk per-tahunnya?

Buat sobi yang mau sukses bisnis jual domain, Sobi kasih tau caranya. simak video nya yah…

Menjadi Kaya Dengan Nama Domain

Lanjut lagi ya sob….

Istilah Registries, Registrant, dan ICANN.

Harga Domain

1. Registries

Registries “distributor” yang nantinya akan dijual ke reseller domain. Contohnya Komputer / Laptop Lenovo itu disuplai oleh PT TAM, tapi mereka hanya punya izin usaha sebagai distributor, dan bukan sebagai reseller. ย Nah itu penjelasannya.

2. Registrant

Registrant itu sama halnya dengan “penjual”. Kalo di tasik itu seperti TascoMart, 212 Mart, dll.

3. ICANN

ICANN โ€œInternet Corporation for Assigned Names and Numbersโ€ itu pengatur nama-nama domain yang ada di seluruh dunia. Semua domain itu harus lapor ke ICANN dan ini adalah lembaga non-profit. Bayangkan kalau ICANN adalah perusahaan korporasi dan dikendalikan negara, maka tidak ada lagi kebebasan di ranah internet karena akan ada yang memonopoli.

Registries, sebagai distributor, mereka tidak menjual secara eceran tapi mereka menjualnya dalam bentuk wholesale atau “partai banyak”, ke para pengecer domain yaitu tadi Registrant.

Siapa yang bisa menjadi Registrant? Tentunya siapa aja bisa Sob, asal punya legalitas bisnis yang berbadan hukum dan sanggup bayar deposit beberapa Dollar.

Terus Registries harus lapor ke ICANN untuk setiap pembelian domain.

Pengatur Harga Domain

Nah… terus siapa yang mengatur harga domain? Pastinya yang mengatur harga tyersebut adalah distributor atau Registries.

Sobi beri contoh, distributor untuk nama domain .com adalah Verisign. Verisign wajib bayar sebesar $0,25 ke ICANN untuk setiap pembelian domain .com di berbagai belahan dunia.

Lah… Jadi domain .com aslinya nggak sampai $1 Sobi…??? ๐Ÿ˜Ž ๐Ÿ˜Ž ๐Ÿ˜Ž

Oh iya, tapiโ€ฆ ada alasannya Sob.

Verisign itukan perusahaan swasta, jadi mereka pasti harus: Gaji karyawan, Bayar Internet, Bayar biaya maintenance server, Bayar software keamanan, Sewa gedung, dan lain-lain.

Jadi alasan kenapa domain .com dijual seharga Rp125,000 oleh para mayoritas web hosting? Itu karena seperti tadi yang sobi jelaskan diatas, mereka memiliki alasannya masing-masing sesuai keperluan mereka.

Bahkan ada juga yang menawarkan domain gratis dengan Cuma-Cuma. Dan pastinya itu strategi marketing penyedia layanan hosting. Biayanya sudah ketutup dengan harga sewa web hosting Sobat Sobi… ๐Ÿ˜Ž ๐Ÿ˜Ž ๐Ÿ˜Ž

Dan yang mengatur harga “Partai Banyak” itu juga adalah Verisign, jadi sesuai dengan pertimbangan mereka tentunya yang mengatur harga domain. Baik itu di jualnya $1, atau $9, ya mereka yang mempunyai keleluasaan di perusahaannya.

Sobat sobi mungkin bertanya kenapa ICANN tidak mengatur harga domain itu sendiri? Bukankah mereka yang mengatur segala nama domain di dunia?

Tentunya tidak, ICANN hanya bisa mengatur tarif “batas bawah rata-rata” dan “batas atas rata-rata” untuk seluruh registries layaknya tarif Taxi, Go-jek atau Grab. Karena mereka adalah lembaga non-profit, tidak bisa cari untung, tapi hanya bisa mendapatkan pendanaan dari sponsor.

Tapi anehnya, Verisign itu sudah ada sebelum ICANN berdiri sobat Sobi. Bahkan ICANN sudah mencabut tarif batas atas untuk domain .org, sehingga Public Interest Registry selaku “distributor”-nya domain .org berhak pasang harga suka-suka.

Dan untuk domain .com malah harganya akan dinaikkan 7% Sobi kurang tau pastinya kapan. Hal ini juga berlaku untuk domain lain, semisal .xxx “distributor”-nya adalah ICM Registry.

Sedangkan domain .ID, ya sudah jelas, mereka adalah PANDI.

Nah itu dia penjelasan mengenai Harga Ekstensi Domain. Semoga bermanfaat ya. ๐Ÿ˜‚

Jangan lupa like comment dan share Blog Darmediatama ke temen-temen Sobat Sobi ya. Supaya temen-temen sob tau apa yang Sob tau? Makasihโ€ฆ ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.